Selasa, 29 Mei 2012

Contoh Laporan Praktikum Fisika Tentang Pengukuran


LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA





DISUSUN OLEH
Novan Arif Saifrudin (25)
X.4
SMA NEGERI 4 PURWOKERTO
TAHUN PELAJARAN 2011/2012



Judul percobaan              : Pengukuran panjang
Tujuan percobaan           :
1.             Mampu melakukan pengukuran panjang menggunakan jangka sorong dan micrometer skrup.
2.             Mengenal skala-skala yang ada pada jangka sorong dan micrometer skrup.
3.             Mampu membaca skala dengan benar.
Dasar teori                          :
Untuk mengukur panjang benda, terdapat barmacam-macam alat ukur, seperti mistar, jangka sorong, atau micrometer skrup. Pemilihan alat ukur yang digunakan disesuaikan dengan ukuran dan sifat benda yang akan diukur
                Jangka sorong memiliki dua bagian utama, yaiyu rahang tetap dan rahang geser. Pada rahang tetap terdapat skala utama dalam satuan cm dan mm. pada rahang geser terdapat skala nonius. Selisih lebar skala nonius deengan skala utama adalah 0,1 mm. satu skala pada skala utama berukuran 1 mm, sedangkan skala pada sskala nonius 0,9 mm.
                Pada Micrometer skrup pengukuran dilakukan dengan mengamati posisi skala utama dan posisi garis skala putar yang berimpit dengan garis skala utama.
 Alat dan bahan                                :
a.       jangka sorong
b.      neraca tiga lengan
c.       balok
Cara kerja                            :
a.       jangka sorong
1.             meletakan balok yang akan diukur diantara rahang tetap dan rahang
         geser (penjepit) jangka sorong.
2.             Membaca angka yang tertera pada skala utama dan skala nonius.

b. Micrometer skrup
1. membuka rahang pada micrometer skrup dengan cara memutar ke kiri
      pada skala putar hingga benda dapat masuk ke rahang.
2. meletakkan benda yang diukur pada rahang, dan putar kembali sampai
      tepat.
3. memutar pengunci sampai skala putar tidak dapat digerakkan.

 Hasil percobaan                              :
ALAT UKUR
PENGUKURAN BALOK KAYU
HASIL ( dalam cm )
Jangka Sorong  a
                             B
                             c
  

Neraca tiga lengan



Analisis data                      :
Pada jangka sorong        :
Skala utama + skala nonius              = panjang balok
              cm +        mm                           
              cm +        cm                              =         cm
Pada neraca tiga lengan:
Skala utama + skala putar = panjang balok
              cm +        mm
              cm +         cm                             =          cm
Kesimpulan                        :
Berdasarkan hasil percobaan, pengukuran panjang dapat dilakukan menggunakan jangka sorong dan neraca tiga lengan.Namun jika dibandingkan, micrometer skrup lebih teliti dibandingkan dengan jangka sorong. Karena mikrometr skrup memiliki ketelitian hingga 0,01 mm.
Hasil pengukuran balok dengan jangka sorong diperoleh hasil        cm. dan pada micrometer skrup sebesar          cm.

Referensi            :               Yudhistira
                                    Intan Perwira



         Purwokerto, 8 Agustus 2011
                    Pembimbing                                                                               Praktikum


                

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar